Tahfidz dan Kuliah Kedokteran: Mungkin!
"Hafidz 30 juz sekaligus lulus SNBT masuk FK Universitas Airlangga. Dua impian yang saya wujudkan bersamaan."
Banyak orang bertanya: "Bagaimana bisa hafidz Al-Quran sekaligus belajar untuk masuk Fakultas Kedokteran?" Pertanyaan yang wajar, karena keduanya membutuhkan waktu, energi, dan konsentrasi yang besar.
Jawabannya: manajemen waktu yang ketat, dan berkah dari Al-Quran itu sendiri.
Di pesantren, saya belajar bahwa disiplin waktu adalah seni. Setelah Shubuh untuk hafalan baru. Pagi untuk pelajaran formal. Siang istirahat sejenak. Sore muraja'ah sambil jalan di halaman. Malam untuk belajar pelajaran umum.
Para ulama berkata: "Barangsiapa menjaga Al-Quran, Allah akan menjaga urusannya." Saya membuktikan itu bukan hanya sebuah janji—ia adalah kenyataan. Alhamdulillah, saya diterima di FK Universitas Airlangga dengan hafalan 30 juz yang sudah rampung.